10 Netizen Terpilih Februari 2026: Bandung Raya dan Bulan Puasa

Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan Kamis 05 Mar 2026, 19:20 WIB
Pameran Al-Qur’an Mushaf Sundawi berhias motif khas budaya Jawa Barat di Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Pameran Al-Qur’an Mushaf Sundawi berhias motif khas budaya Jawa Barat di Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

AYOBANDUNG.ID – Ramadan selalu membawa warna tersendiri bagi Bandung Raya. Bukan sekadar bulan ibadah, melainkan juga bulan di mana warga kota merekam, merasakan, dan memaknai ulang kehidupan sehari-hari mereka, dari tradisi yang bertahan turun-temurun, denyut ekonomi yang bergerak lebih cepat, hingga realita sosial yang kadang luput dari perhatian.

Itulah semangat yang mengalir deras dalam tulisan-tulisan yang masuk ke kanal Ayo Netizen sepanjang Februari 2026. Redaksi Ayobandung.id resmi mengumumkan sepuluh penulis terpilih yang berhasil menghadirkan karya-karya terbaik dengan tema Bandung Raya dan Bulan Puasa: Tradisi, Ekonomi, dan Realita Saat Ini.

Dari nostalgia bioskop era 1980-an yang berpadu nuansa Ramadan, tradisi nglabur rumah, hingga refleksi mendalam tentang kelaparan dan kemiskinan yang tersembunyi di balik puasa. Tulisan-tulisan yang terpilih mencerminkan kekayaan sudut pandang warga Bandung Raya dalam melihat bulan suci ini.

Proses kurasi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh artikel yang terbit selama periode Februari 2026, memastikan setiap tulisan yang terpilih merepresentasikan standar mutu yang dijunjung kanal ini.

Kriteria Penilaian

Untuk menentukan para pemenang, tim redaksi menerapkan tiga parameter utama:

Pertama, kualitas tulisan yang mencakup kekuatan narasi, kedalaman analisis, serta relevansi isu yang diangkat.

Kedua, jumlah pembaca akumulatif yang berhasil diraih setiap penulis—sebuah indikator penting mengenai sejauh mana tulisan mereka menjangkau dan beresonansi dengan publik.

Ketiga, produktivitas penulis dalam menerbitkan karya sepanjang Februari 2026.

Ketiga parameter tersebut diolah oleh redaksi untuk menentukan penulis dengan performa terbaik. Keputusan akhir yang ditetapkan tim redaksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Daftar Pemenang

Berikut adalah nama-nama penulis yang meraih apresiasi dengan total hadiah senilai Rp1,5 juta:

1. Kin Sanubary (Rp350.000 + Piagam Penghargaan)

Kenangan Indah Menonton Film di Bioskop Bandung Era 1980-an dalam Nuansa Ramadan

2. Ibn Ghifarie (Rp250.000 + Piagam Penghargaan)

Mapag Puasa

3. Dudung Ridwan (Rp150.000 + Piagam Penghargaan)

Sejarah Es Cendol Elizabeth yang Selalu Menjadi Minuman 'Bintang' di Saat Ramadan

4. Totok Siswantara (Rp150.000 + Piagam Penghargaan)

Tradisi 'Nglabur' Rumah saat Ramadan, Filosofi Bersih Diri dan Mencerahkan Suasana Hati

5. Arfi Pandu Dinata (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Lakon Kelaparan dan Kemiskinan Melalui Puasa Ramadan

6. Nenah Haryati (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Ngabuburead: Menemukan Ketenangan di Tengah Riuh Ramadan Jawa Barat

7. Sri Maryati (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Paling Asyik Ngabuburit Benahi Tanaman Hortikultura di Halaman Rumah

8. Arif Minardi (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Bulan Ramadan Perhatikan Keselamatan Kerja Industri Rumahan

9. Matdon (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Ngabuburit dari Masa ke Masa

10. Kurniawan Abuwijdan (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Tarhib Ramadhan: Menghidupkan Masjid dan Menguatkan Kepedulian Sosial

Selamat kepada seluruh pemenang! Terima kasih telah berbagi cerita, pandangan, dan kepedulian tentang Bandung Raya di bulan yang penuh makna ini.

Tema Maret 2026: Akhir Ramadan, Lebaran, dan (Sy)awal Harapan

Warga berburu takjil untuk buka puasa di pasar ramadhan Ciherang, Kabupaten Bandung, Minggu 2 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Warga berburu takjil untuk buka puasa di pasar ramadhan Ciherang, Kabupaten Bandung, Minggu 2 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

Maret 2026 bukan bulan biasa bagi Bandung Raya. Di dalamnya bertumpuk tiga momen sekaligus: penghujung Ramadan yang penuh refleksi, gegap gempita Lebaran yang menyatukan keluarga, dan tibanya Syawal sebagai titik tolak babak baru bagi jutaan orang.

Melihat dinamika tersebut, Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema Akhir Ramadan, Lebaran, dan (Sy)awal Harapan: Perputaran Sosial, Tradisi, dan Ekonomi Bandung Raya untuk edisi Maret 2026.

Beragam sudut pandang terbuka untuk diangkat, di antaranya:

  • Pengalaman mudik dan arus balik
  • Pernikahan di bulan Syawal: antara tradisi, ekspektasi, dan realita ekonomi
  • Perantau baru yang datang ke Bandung Raya pasca-Lebaran
  • Dampak Ramadan dan Lebaran terhadap UMKM, pedagang kecil, dan pekerja informal
  • Refleksi personal tentang makna "awal baru" yang tidak selalu seindah yang dibayangkan

Tulisan dapat dikirimkan melalui akun penulis masing-masing di Ayobandung.id, dengan periode publikasi 1–31 Maret 2026.

Adapun pengumuman untuk pemenang Ayo Netizen Maret 2026 akan diumumkan pada 5 April 2026 melalui:

Untuk informasi tambahan, saran, maupun kendala teknis, silakan menghubungi redaksi melalui surel [email protected] atau [email protected]. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Wisata & Kuliner 27 Apr 2026, 16:22

Wisata Curug Cipanas Lembang dan Daya Tariknya, dari Kolam Hangat hingga Camping

Curug Cipanas Lembang menawarkan air terjun hangat alami dengan kolam berundak, cocok untuk relaksasi di udara sejuk pegunungan.

Curug Cipanas Nagrak, Lembang. (Sumber: Ayonetizen | Foto: Muhamad Faisal Ramadhan)
Bandung 27 Apr 2026, 16:21

Strategi Batik Kina Menembus Pasar Global, Inovasi Motif Heritage Tanpa Merusak Ekosistem

Batik Kina bukan sekadar bisnis UMKM biasa, melainkan sebuah gerakan inovasi yang mengawinkan kelestarian lingkungan dengan kemajuan teknologi tekstil.

Rakha Wahyu, pendiri dan pencipta Batik Kina melihat bahwa pohon Kina bukan sekadar komoditas, melainkan identitas yang harus dipatenkan. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Bandung 27 Apr 2026, 15:38

Menghidupkan Heritage Commodity, Cara Rakha Wahyu Menyelamatkan Sejarah Pohon Kina Lewat Sehelai Kain Batik

Jawa Barat, khususnya Bandung, pernah menjadi pusat Kina dunia sejak 1845, namun seiring waktu, kejayaan itu luntur dan pohonnya kian langka.

Rakha Wahyu, pendiri dan pencipta Batik Kina melihat bahwa pohon Kina bukan sekadar komoditas, melainkan identitas yang harus dipatenkan. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Komunitas 27 Apr 2026, 15:27

Lari Malam di Kiara Artha Park Kian Ramai, DuduluRun Ajak Anak Muda Hidup Sehat

Komunitas DuduluRun meramaikan Kiara Artha Park dengan lari malam. Bukan sekadar olahraga, aktivitas ini jadi cara anak muda menjaga kesehatan fisik, mental, dan konsistensi hidup.

Bahrul Husaeni mendirikan DuduluRun sebagai wadah untuk memantau progres kesehatan dan perkembangan setiap pelari secara bertahap. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 27 Apr 2026, 13:22

Gedung Sate Rapi di Depan, Kacau di Belakang?

Selama pembangunan berfokus pada yang tampak di depan, Bandung belum benar-benar berubah.

Spanduk dari Massa Solidaritas Para Pekerja Pariwisata Jawa Barat dipasang di pagar Gedung Sate, Senin 21 Juli 2025. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Ikon 27 Apr 2026, 12:08

Sejarah Waduk Jatigede Sumedang, Proyek Warisan Kolonial yang Tenggelamkan 28 Desa

Dirancang sejak kolonial, Waduk Jatigede baru terwujud pada 2015, membawa manfaat besar sekaligus memicu relokasi warga dan hilangnya warisan budaya

Waduk Jatigede, Sumedang. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 27 Apr 2026, 11:31

Wisata Rasa di Bumi Pasundan: Strategi Mengangkat Kuliner Lokal ke Panggung Gastronomi Dunia

Buku Wisata Rasa di Bumi Pasundan (2025), sebuah karya kolaboratif dari Kementerian Pariwisata.

buku pola perjalanan gastronomi "Wisata Rasa di Bumi Pasundan". (Sumber: kemenpar.go.id)
Ayo Netizen 27 Apr 2026, 09:40

Bandung Milestone Merawat Ingatan Asia Afrika dari Jantung Kota

Delapan dekade setelah gaung Konferensi Asia Afrika menggema dari jantung Bandung.

Walikota Muhammad Farhan mengamati koleksi buku yang dipamerkan dalam Bandung Milestone, yang menampilkan jejak sejarah dan semangat Konferensi Asia Afrika. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Kin Sanubary)
Beranda 27 Apr 2026, 08:49

Ambisi Transisi Energi Belum Menyentuh Akar Masalah, Warga Sekitar PLTU Tetap Menanggung Beban Lingkungan

Warga sekitar PLTU masih menanggung dampak lingkungan dan sosial, sementara kebijakan transisi energi dinilai belum menyentuh perlindungan dan keadilan di tingkat tapak.

Suasana diskusi “Transisi Energi Berkeadilan: Peluang, Tantangan, dan Strategi Implementasi Multi Pihak” di Kota Bandung, Minggu (26/4), yang mempertemukan warga, pemerintah, dan pakar. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 27 Apr 2026, 08:00

Tumbuhkan Cinta Membaca, Bangun Keberanian Menulis

Mari kita tumbuhkan cinta pada kebiasaan membaca, bangun keberanian untuk tradisi menulis, dan keyakinan setiap anak punya cerita untuk dibagikan, direnungkan bersama.

Aa Akil anak kedua dan Kakang anak ketiga asyik membaca buku, Ahad (26/4/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Linimasa 26 Apr 2026, 20:21

Melawan Lupa Sesar Lembang Lewat Festival Ngabandungan Bandung

Festival Ngabandungan Bandung hadirkan edukasi mitigasi Sesar Lembang lewat seni imersif dan pendekatan budaya.

Festival Ngabandungan Bandung di Balaikota Bandung, Minggu, 26 April 2026. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 26 Apr 2026, 18:52

Pemain Persib Asal Luar Kota Bandung Tahun 1980-an

Para pendatang yang kemudian menjadi pemain Persib karena memiliki kebanggaan menjadi pemain Persib Bandung

Persib Piala Soeratin 1980 diperkuat Ade Mulyono, Yusuf Bachtiar, Ajat Sudrajat, Wawan Hermawan(kiper), Wawan Karnawan, dll. (Sumber: Facebook | Foto: Planet Bola)
Ayo Netizen 26 Apr 2026, 16:36

Jika Masuknya Curang, Jangan Harap Ilmunya Jujur

UTBK yang seharusnya menjadi tolak ukur kemampuan, justru berubah menjadi ruang yang menunjukkan bahwa ambisi untuk “lolos”, sering kali lebih diutamakan daripada kejujuran dalam prosesnya.

Ruang ujian bukan hanya soal soal dan jawaban, tapi juga tentang sejauh mana integritas diuji. (Sumber: UPN VETERAN JAWA TIMUR | Foto: UPN HUMAS)
Ayo Netizen 26 Apr 2026, 14:43

Masa Depan Transportasi Udara, Teknologi Pesawat Listrik Unjuk Gigi di Forum MVPN dan UBSI Sukabumi

Pembahasan pesawat listrik AAM di UBSI Sukabumi jadi sorotan, dinilai berpotensi jadi solusi transportasi masa depan untuk konektivitas dan logistik di Indonesia.

Alessandro Arraniry Pritajaya (kiri) usai menerima sertifikat dalam Indonesia Youth Global Innovation Forum 2026 di UBSI Sukabumi.
Wisata & Kuliner 26 Apr 2026, 13:58

7 Jajanan Kue Tradisional yang Cocok Disantap saat Cuaca Dingin

Rekomendasi 7 kue tradisional seperti putu, pancong, surabi, hingga ketan bakar yang paling nikmat disantap saat cuaca dingin.

Pisang goreng. (Sumber: Shutterstock)
Ayo Netizen 26 Apr 2026, 13:03

Sudut Kecil ala Jepang ‘Haha Kohi’ di Bandung

Haha Kohi beroperasi mulai jam 8 pagi sampai 6 sore, jadi kamu bisa menyesuaikan jadwal datang sesuai selera dan kebutuhan.

Cafe ala Jepang cocok untuk nongkrong bersama teman, atau pasangan, spot foto yang aestetik dan instragramable. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Arini Nabila Ramadhani)
Ayo Netizen 26 Apr 2026, 12:00

Urbanisasi Humanis ala Shenzhen

Best pactice pengelolaan urbanisasi ala Shenzhen, China yang berhasil menjadikan pendatang sebagai aset, bukan sebagai beban

Shenzhen, China. (Sumber: wikimedia.org)
Ayo Netizen 26 Apr 2026, 10:49

Bandung Tahun 80-an: Saat Angkot dan DAMRI Jadi Cerita

Dulu, perjalanan bukan sekadar berpindah  tempat. Ia adalah ruang perjumpaan dengan teman, dengan orang asing, bahkan dengan diri sendiri.

Ilustrasi angkutan kota dan bus DAMRI di tahun 80-an. (Sumber: Ilustrasi gambar hasil dari AI)
Ayo Netizen 26 Apr 2026, 09:34

Bosscha Lembang dan Jejak Astronomi Indonesia

Bosscha Observatory Lembang, sebagai ruang ilmu pengetahuan dan penelitian astronomi.

Di tengah wisata Lembang, Bosscha Observatory hadir sebagai ruang ilmu pengetahuan. (Sumber: Institut Teknologi Bandung (ITB))
Beranda 25 Apr 2026, 18:58

Merawat Ingatan di Tanah Pasundan, Alasan Warga Tetap Tegak dalam Aksi Kamisan Bandung

12 tahun konsisten, Aksi Kamisan Bandung tetap jadi ruang bagi warga untuk merawat ingatan kolektif dan menyuarakan ketidakadilan lewat payung hitam yang tak pernah lelah membentang.

Memasuki tahun ke-12, Aksi Kamisan Bandung terus menjaga konsisten menyampaikan aspirasi warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Ahmad Nazar)