Strategi Industri Hiburan Keluarga Merebut Pangsa Pasar di Liburan Akhir Tahun dan Tahun Baru 2026

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Rabu 31 Des 2025, 18:33 WIB
Liburan panjang Natal dan Tahun Baru menjadi periode emas, di mana perilaku konsumen bergeser dari kebutuhan sehari-hari ke pencarian ruang rekreasi yang aman, interaktif, dan penuh kebersamaan. (Sumber: Timezone)

Liburan panjang Natal dan Tahun Baru menjadi periode emas, di mana perilaku konsumen bergeser dari kebutuhan sehari-hari ke pencarian ruang rekreasi yang aman, interaktif, dan penuh kebersamaan. (Sumber: Timezone)

AYOBANDUNG.ID -- Industri pusat hiburan keluarga di Indonesia memasuki fase yang semakin strategis setiap akhir tahun. Liburan panjang Natal dan Tahun Baru selalu menjadi periode emas, di mana perilaku konsumen bergeser dari kebutuhan sehari-hari ke pencarian ruang rekreasi yang aman, interaktif, dan penuh kebersamaan.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga untuk rekreasi dan budaya meningkat 7,2 persen pada kuartal IV 2025, menandakan adanya lonjakan permintaan yang nyata di sektor ini.

Timezone, sebagai pemain dominan, membaca tren tersebut dengan ekspansi agresif. Tiga gerai baru di Jakarta dan Bandung yang dibuka pada November–Desember 2025 bukan sekadar penambahan lokasi, melainkan strategi untuk menguasai momentum liburan.

Mereka memahami bahwa konsumen urban mencari hiburan yang lebih dari sekadar permainan arcade, sehingga konsep yang ditawarkan berkembang menjadi ruang sosial yang menyatukan bermain, bersantap, dan merayakan momen.

Gerai Menara Jakarta yang dibuka pada 11 November 2025 menjadi simbol penetrasi ke segmen lifestyle urban. Dengan luas 740 m² dan 85 permainan, lokasi ini menegaskan bahwa hiburan kini bagian dari gaya hidup masyarakat metropolitan. Permainan populer seperti Mai Mai DX dan Asphalt 9 DX memperlihatkan bagaimana Timezone menyasar generasi muda yang haus akan hiburan cepat dan berteknologi.

Lebih besar lagi, gerai Pantai Kita di PIK menjadi strategi diferensiasi yang paling jelas. Dengan luas 2.184 m² dan lebih dari 130 atraksi, Timezone menghadirkan konsep integratif: Laser Tag, Social Bowling, Bumper Cars, hingga area Soft Play untuk anak-anak.

Strategi ini menunjukkan bahwa pangsa pasar hiburan keluarga bergeser ke arah komunitas, di mana acara ulang tahun, reuni, dan gathering perusahaan menjadi segmen baru yang memberi kontribusi signifikan.

“Pembukaan Timezone terbesar di Jakarta menunjukkan betapa besar minat masyarakat terhadap menjalani kegiatan hiburan bersama di luar rumah yang berkualitas,” ungkap CEO Timezone Indonesia, Naveen H. Pernyataan Naveen ini sejalan dengan data Kemenparekraf yang mencatat peningkatan kunjungan wisatawan nusantara sebesar 12 persen pada Desember 2025.

Ekspansi ke Bandung memperlihatkan strategi regionalisasi. Kota kreatif ini menjadi pasar potensial dengan karakter komunitas muda dan pelajar. Gerai di Trans Studio Mall menghadirkan 83 permainan, termasuk wahana VR, menegaskan komitmen Timezone pada pasar regional sekaligus memperkuat jaringan nasional.

Pelaku industri lain pun mulai meniru pola serupa. Mereka membaca demografi urban yang didominasi keluarga muda dan komunitas remaja, lalu menawarkan ruang rekreasi yang aman, higienis, dan berteknologi. Strategi ini bukan hanya soal menambah lokasi, tetapi soal menciptakan pengalaman yang bernilai sosial.

Industri hiburan keluarga menghadapi tantangan biaya operasional tinggi dan persaingan dengan pusat belanja. Namun momentum akhir tahun memberi ruang untuk menutup gap pendapatan. Strategi diferensiasi menjadi kunci, bukan sekadar jumlah permainan, tetapi bagaimana hiburan bisa menjadi ruang kebersamaan yang membangun loyalitas.

Data BPS juga menunjukkan bahwa 19,4 persen pengeluaran wisatawan domestik dialokasikan untuk makan dan minum, sementara 11,9 persen untuk belanja hiburan. Timezone menjawab tren ini dengan menghadirkan café dan party room, menjadikan hiburan sebagai pengalaman holistik.

Kondisi riil industri memperlihatkan bahwa konsumen urban semakin kritis. Mereka mencari hiburan yang aman, higienis, dan berteknologi. Timezone menjawab dengan wahana VR, desain inklusif, dan konsep integratif yang menekankan kebersamaan. Pangsa pasar hiburan keluarga juga bergeser ke arah komunitas.

Acara ulang tahun, reuni, hingga gathering perusahaan menjadi segmen baru yang memberi kontribusi signifikan pada pendapatan. Strategi pemain industri kini bukan sekadar menambah lokasi, tetapi menciptakan diferensiasi yang mampu menghadirkan pengalaman sosial bernilai.

Momentum akhir tahun menjadi panggung perebutan loyalitas konsumen. Pemain yang mampu menghadirkan pengalaman sosial bernilai akan memenangkan pangsa pasar. Timezone membaca tren ini dengan menghadirkan fasilitas pendukung yang memperkuat interaksi sosial.

Dengan 81 lokasi di seluruh Indonesia, Timezone menegaskan dominasi. Namun lebih dari angka, strategi mereka mencerminkan arah industri hiburan keluarga yakni integrasi, inovasi, dan interaksi sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di momen liburan.

Industri hiburan keluarga kini bergerak dari sekadar arcade menuju ruang sosial. Konsumen tidak lagi mencari permainan semata, melainkan pengalaman kebersamaan. Strategi ini menjadi fondasi bagi pemain industri untuk memperluas pangsa pasar.

Ekspansi akhir tahun juga menjadi cara untuk menguji daya tahan bisnis. Dengan biaya operasional tinggi, pemain industri harus memastikan bahwa setiap lokasi baru mampu menghasilkan pendapatan maksimal di periode puncak.

“Saat ini kami terus berkembang melampaui 80 lokasi, fokus kami tetap sama yaitu menciptakan ruang di mana keluarga dan teman bisa terhubung dengan cara yang bermakna dan penuh kenangan," ujar Naveen.

Alternatif kebutuhan liburan atau produk serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/7fTCk2vwvu
  2. https://s.shopee.co.id/7KqMLRvZqO
  3. https://s.shopee.co.id/3LKDa7er5D
  4. https://s.shopee.co.id/9KbQjD3by4
  5. https://s.shopee.co.id/8V2Jjjn5V4

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 25 Jan 2026, 13:38 WIB

Gali Potensi, Raih Prestasi

Pengalaman LDKB menjadi bekal berharga bagi kita untuk terus menggali potensi diri, memperbaiki diri, meraih prestasi
Sejumlah siswa SD Cirendeu saat bermain permainan tradisional. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Jan 2026, 11:05 WIB

Interior Bus Listrik Metro sebagai Pengalaman Ruang Bergerak di Kota Bandung

Transportasi publik dalam konteks ini, dipahami sebagai ruang interior bergerak yang dialami secara nyata oleh pengguna/penumpang.
Bus listrik metro. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Biz 24 Jan 2026, 21:30 WIB

Menyelami Dinamika Properti Indonesia: Antara Regulasi, Pasar, dan Integritas Developer

Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti.
Industri properti kini bukan lagi sekadar urusan semen dan baja, melainkan pertarungan kecerdasan dalam menafsirkan naskah regulasi yang terus berganti. (Sumber: Freepik)
Beranda 24 Jan 2026, 09:15 WIB

Memaknai Filosofi Warna Wayang Golek sebagai Cermin Karakter dan Arti Kehidupan

Tak hanya posisi mahkota, warna pada wajah wayang juga menjadi kunci untuk memahami filosofi karakter.
Tatang Ruhiana dan koleksi wayan goleknya yang dijual di galeri Alan Ruchiat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 22:10 WIB

Normalisasi Sungai Mandiri: Kepemimpinan RT/RW Menjawab Tantangan Banjir

Kabupaten Bandung termasuk wilayah yang hampir setiap musim penghujan mengalami banjir di sejumlah titik.
Ketua RT 02 dan warga membersihkan tumbuhan liar dan semak semak di aliran sungai. (Foto: Jumali indrayanto)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 20:43 WIB

Kualitas Perjalanan Warga Bandung Menurun, Evaluasi Infrastruktur Transportasi Mengemuka

Kemacetan di Bandung membuat perjalanan harian warga lebih lama, menurunkan produktivitas, dan menurunkan kenyamanan mobilitas. Perlu pengaturan lalu-lintas lebih baik.
Pengendara terjebak macet di Buah Batu Ketika hujan turun, Senin (01/12/2025). (Foto: Nabila Khairunnisa P)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 19:47 WIB

Lisa Blackpink di Bandung Barat: Antara Gengsi Global dan Ujian Tatakrama Kita

Lisa Blackpink syuting di Bandung Barat? Intip alasan Netflix memilih Citatah dan bagaimana warga menyikapi bocornya lokasi syuting tersebut.
Salah satu tebing karst yang terus dijaga bersama adalah Tebing Citatah 125 karena di sinilah sejarah panjat tebing Indonesia bermula. (Sumber: Eiger)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 17:24 WIB

Industri Sepak Bola Putri Indonesia Sedang Bertumbuh di Tengah Kekosongan Liga Resmi

Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat.
Dari Bandung, Tangerang hingga Samarinda, gairah sepak bola putri tumbuh dengan cepat, menghadirkan pemandangan baru yang beberapa tahun lalu masih jarang terlihat. (Sumber: MilkLife Soccer Challenge)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:58 WIB

Menata Ulang Wajah Transportasi Bandung

Lalu lintas Bandung yang terbilang sangat padat telah menjadi masalah bagi warga sejak tahun 2024.
Kemacetan Bandung Pada malam hari (21.52 WIB) di Jln. Terusan Buah Batu. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Muhammad Airell Fairuzia)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 16:24 WIB

Kota Wisata dengan Beban Mobilitas Tinggi: Tantangan Tata Transportasi Bandung

Pemerintah sudah mencoba menerapkan berbagai cara untuk mengatasi permasalahan kemacetan, namun masih tak kunjung menemukan solusi yang tepat.
Kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan Buah Batu, Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, menjadi pemandangan sehari hari bagi warga yang melintas (03/12/2025). (Sumber: Ramadhan Dwiadya Nugraha)
Ayo Biz 23 Jan 2026, 15:58 WIB

Menjaga Pertumbuhan di Tengah Krisis Fiskal: Strategi Obligasi dan Sukuk Jawa Barat

Ekonomi Jawa Barat pada Triwulan II 2025 tumbuh solid sebesar 5,23% year-on-year. Namun, di balik angka yang tampak menjanjikan itu, terdapat bayangan tantangan fiskal yang semakin nyata.
Ilustrasi obligasi dan sukuk daerah memperluas inklusi keuangan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 15:01 WIB

Ketika Mobilitas Tersendat, Kepercayaan Publik Ikut Tergerus

Kemacetan yang terus menerus terjadi membuat masyarakat Bandung semakin resah.
Pengendara mobil dan motor yang menunggu macet di malam hari (02/11/2025). (Foto: Sherina Khairunisa)
Ayo Jelajah 23 Jan 2026, 14:03 WIB

Kisah Para Warga Bandung yang Terjerat Tipu Daya Judi Online Kamboja

Judi online jaringan Kamboja menjalar hingga Bandung lewat iklan kerja digital. Anak muda direkrut sebagai operator dari rumah kontrakan atau luar negeri dengan janji gaji bulanan yang terlihat wajar.
Ilustrasi judi Kamboja.
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 13:38 WIB

Dana Indonesiana Tertunda, Pelestari Budaya Ngada Alami Tekanan Mental

Dana Indonesiana belum cair, program budaya Ngada tertunda, pelakunya menghadapi tekanan sosial dan mental di kampungnya sendiri.
Desa Adat Bena. (Sumber: Arsip pribadi narasumber)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 12:08 WIB

Catatan Awal Tahun dari Wargi Bandung

Januari 2026 tiba, udara Bandung terasa berbeda.
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 10:07 WIB

Semestinya Kita Berefleksi dari Bencana Sumatra

Peristiwa ini bukan sekadar kabar duka dari satu wilayah, melainkan cermin rapuhnya kesiapsiagaan kita menghadapi bencana yang berulang.
Sisa banjir di Sumatra Barat pada awal Desember 2025. (Sumber: pkp.go.id)
Beranda 23 Jan 2026, 06:49 WIB

Konsistensi infoantapani Menyapa Warga Antapani Selama 12 Tahun, Bukan Cuma Urusan Algoritma dan Engagement

Akun ini tidak ingin dipandang sebagai media yang semata-mata mengutamakan kecepatan, namun juga tidak memilih gaya bahasa yang saklek, kaku, atau terlalu formal.
Owner dan founder @infoantapani, Venda Setya Nugraha. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 23 Jan 2026, 06:33 WIB

Bunderan Cibiru dan Tumpukan Kendaraan

Bunderan Cibiru menjadi salah satu titik macet yang ada di Bandung.
Macet menjelang Malam Natal dan Tahun Baru. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 22 Jan 2026, 21:00 WIB

Hanya 'Keajaiban' yang Bisa Menuntaskan Masalah Kemacetan di Kota Bandung

Macetnya Kota Bandung kerap menjadi sorotan, bagaimana cara mengatasinya?
Padatnya Kota Bandung pada sore hari, Rabu (3/12/2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Venecia Fiantika)
Ayo Biz 22 Jan 2026, 18:39 WIB

Industri Belajar Bernapas Hijau: Ketika Sustainability Jadi Nafas Baru

Dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, industri dapat menekan dampak negatif melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan pemanfaatan bahan baku ramah lingkungan.
Dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, industri dapat menekan dampak negatif melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan pemanfaatan bahan baku ramah lingkungan. (Sumber: Freepik)