Gelombang Pasar Produk Bayi dan Anak Tumbuh Pesat di Tengah Persaingan Brand yang Kian Ketat

Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ditulis oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil diterbitkan Sabtu 17 Jan 2026, 18:02 WIB
Perkembangan produk bayi dan anak makin menunjukkan dinamika. Dari fashion, skincare, vitamin, makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif. (Sumber: IMOBY Bandung)

Perkembangan produk bayi dan anak makin menunjukkan dinamika. Dari fashion, skincare, vitamin, makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif. (Sumber: IMOBY Bandung)

AYOBANDUNG.ID -- Perkembangan produk bayi dan anak di Indonesia pada tahun 2026 semakin menunjukkan dinamika yang luar biasa. Dari fashion hingga skincare, dari vitamin hingga makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif.

Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan cerminan dari gaya hidup keluarga muda yang semakin sadar akan kualitas, keamanan, dan pengalaman dalam memilih produk untuk buah hati mereka.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kelahiran Indonesia masih berada di kisaran 17,04 per 1.000 penduduk. Dengan populasi yang mencapai lebih dari 286 juta jiwa, kebutuhan akan produk bayi dan anak terus tumbuh setiap tahun.

Angka ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara untuk produk kebutuhan keluarga muda, dengan potensi valuasi mendekati 2 miliar dolar AS pada 2026 menurut riset pasar internasional.

Transformasi digital mempercepat penetrasi produk bayi dan anak. Orang tua kini lebih banyak berbelanja melalui e-commerce, membaca ulasan konsumen, dan mengikuti tren parenting di media sosial.

Ekosistem digital ini membuka jalan bagi brand baru untuk masuk ke pasar dengan lebih mudah, sekaligus menantang pemain lama agar beradaptasi dengan strategi pemasaran yang lebih interaktif dan berbasis komunitas.

Di tengah derasnya arus brand baru, muncul pula kebutuhan akan kurasi produk yang lebih selektif. Konsumen semakin kritis terhadap kandungan bahan, sertifikasi halal, dan standar kesehatan.

Perkembangan produk bayi dan anak makin menunjukkan dinamika. Dari fashion, skincare, vitamin, makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif. (Sumber: IMOBY Bandung)
Perkembangan produk bayi dan anak makin menunjukkan dinamika. Dari fashion, skincare, vitamin, makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif. (Sumber: IMOBY Bandung)

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menekankan pentingnya pengawasan mutu agar produk yang beredar benar-benar aman bagi bayi dan anak. Regulasi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi brand yang mampu memenuhi standar tinggi.

Fenomena ini tergambar jelas dalam ajang pameran industri, salah satunya Indonesia Mom, Baby & Kids Expo (IMOBY) Bandung 2026. Pameran ini menghadirkan lebih dari 100 brand perlengkapan dan peralatan untuk mom, baby, & kids, mulai dari fashion hingga mainan edukatif.

CEO PT Myexpo Kreasi Indonesia, Karen Wiraraharja, menegaskan bahwa tren 2026 ditandai oleh semakin banyaknya brand baru yang bermunculan di berbagai kategori.

“Untuk perkembangan produk anak di tahun 2026 adalah makin banyaknya brand-brand baru yang bermunculan. Bukan hanya dari bidang fashion tapi juga dari bidang skincare, vitamin anak, makanan anak, mainan anak,” ujar Karen pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Karen menambahkan bahwa tenant dalam pameran yang dirinya selenggarakan dipilih melalui kurasi ketat. Oleh karenanya, pameran ini bukan hanya ajang belanja, tetapi juga ruang edukasi dan hiburan keluarga. Aktivitas seperti lomba pushbike, rollerblade, Zumba Fun, hingga talkshow bersama dokter menjadi magnet bagi pengunjung.

“Untuk tenant, kami mengkurasi berdasarkan produk yang banyak dicari masyarakat, kualitas, dan punya banyak followers. Dan sebetulnya tips memilih produk untuk anak atau bayi itu pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan anak,” katanya.

Pameran ini bersinergi dan mendapat dukungan lintas sektor dan menunjukkan bahwa industri produk bayi dan anak bukan hanya soal konsumsi, tetapi juga bagian dari ekosistem bisnis yang lebih luas. Apalagi potensi pasar produk bayi dan anak di Indonesia pada 2026 jelas menggiurkan.

Perkembangan produk bayi dan anak makin menunjukkan dinamika. Dari fashion, skincare, vitamin, makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif. (Sumber: IMOBY Bandung)
Perkembangan produk bayi dan anak makin menunjukkan dinamika. Dari fashion, skincare, vitamin, makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif. (Sumber: IMOBY Bandung)

Dengan jumlah anak usia 0–9 tahun mencapai lebih dari 44 juta jiwa, basis konsumen utama ini menjadi ladang investasi yang menjanjikan. Pertumbuhan kelas menengah semakin meningkatkan daya beli, terutama untuk produk premium yang menawarkan kualitas dan keamanan lebih tinggi.

Namun, peluang besar ini diiringi tantangan nyata. Persaingan antarbrand semakin ketat, dengan banyak produk impor masuk melalui jalur online. Distribusi produk ke pelosok Indonesia membutuhkan sistem rantai pasok yang efisien.

Brand harus mampu memastikan ketersediaan produk di pasar daerah, bukan hanya di kota besar. Hal ini membuka peluang bagi perusahaan logistik untuk bersinergi dengan produsen produk bayi dan anak.

Industri ini juga menghadapi tantangan edukasi konsumen. Orang tua perlu informasi jelas agar tidak terjebak tren semata. Brand yang mampu memberikan edukasi melalui kampanye digital, talkshow, atau kolaborasi dengan tenaga kesehatan akan lebih mudah membangun kepercayaan.

Pasalnya, jika mampu menjawab kebutuhan konsumen dengan tepat, produk bayi dan anak di Indonesia bukan hanya akan tumbuh, tetapi juga menjadi simbol transformasi gaya hidup keluarga modern di era digital. Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi industri ini untuk menunjukkan bahwa inovasi, kualitas, dan pengalaman adalah kunci memenangkan hati konsumen.

Senada dengan hal tersebut, Karen menegaskan bahwa IMOBY Bandung 2026 membawa perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Semua inovasi yang dihadirkan ini menjadi bagian dari strategi untuk membangun loyalitas konsumen. Termasuk menghadirkan special performance, talkshow bersama dokter, serta berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

“Perbedaan IMOBY Bandung 2026 dengan tahun yang kemarin adalah dari segi brand-nya yang makin bervariatif, hingga supaya pengunjung nyaman juga ada nursery room dan jastip lounge,” ujar Karen.

Alternatif kebutuhan bayi dan anak atau produk serupa:

  1. https://s.shopee.co.id/qdJgS78db
  2. https://s.shopee.co.id/qdJgTNZp3
  3. https://s.shopee.co.id/7pn41MQlyA
  4. https://s.shopee.co.id/7pn41OLdLM
  5. https://s.shopee.co.id/9KbroHDvfD

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 17 Jan 2026, 18:02 WIB

Gelombang Pasar Produk Bayi dan Anak Tumbuh Pesat di Tengah Persaingan Brand yang Kian Ketat

Perkembangan produk bayi dan anak makin menunjukkan dinamika. Dari fashion, skincare, vitamin, makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif.
Perkembangan produk bayi dan anak makin menunjukkan dinamika. Dari fashion, skincare, vitamin, makanan sehat, bahkan mainan edukatif, semua lini bergerak cepat dan variatif. (Sumber: IMOBY Bandung)
Ayo Biz 17 Jan 2026, 16:36 WIB

SNLIK 2026 dan Jalan Panjang Literasi Keuangan Masyarakat Jawa Barat

Banyak masyarakat belum memahami pentingnya perencanaan keuangan, tabungan darurat, atau pemanfaatan produk keuangan formal. Literasi keuangan jadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar jargon kebijakan.
Ilustrasi. Banyak masyarakat belum memahami pentingnya perencanaan keuangan, tabungan darurat, atau pemanfaatan produk keuangan formal. Literasi keuangan jadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar jargon kebijakan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 16 Jan 2026, 20:43 WIB

Ketika AI Menjadi Guru, Etika Jadi Korban Pertama Mahasiswa

Pentingnya pendidikan karakter untuk menghadapi ancaman etis AI pada kemandirian berpikir, integritas akademik, dan keamanan data mahasiswa di perguruan tinggi.
Illustrasi tantangan berpikir kritis dengan AI (Sumber: Pexels | Foto: Tara Winstead)
Ayo Biz 16 Jan 2026, 17:29 WIB

Dessert Tradisi dalam Format Modern, Potret Tren Kuliner 2026

Industri kuliner Indonesia tengah mengalami transformasi besar yang dipicu oleh perubahan perilaku konsumen, terutama generasi muda.
Ilustrasi dessert lokal yang dikemas modern kini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari gaya hidup. (Sumber: Freepik)
Ayo Biz 16 Jan 2026, 16:20 WIB

Tadabbur Alam di Gunung Puntang: Pesantren Menyemai Kesadaran Kebersihan dan Cinta Lingkungan

Para santri diajak menyelami makna kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga praktik penyembelihan hewan kurban dengan cara yang benar.
Para santri diajak menyelami makna kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga praktik penyembelihan hewan kurban dengan cara yang benar. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 16 Jan 2026, 15:30 WIB

Ketika Terminal Peti Kemas Bandung Ditelan Sepi

Pemkot Bandung bersama PT KAI perlu segera bekerja sama untuk membangkitkan TPKB menjadi sistem logistik yang tangguh.
Kondis TPKB yang tidak ada aktivitas bongkar muat. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Jelajah 16 Jan 2026, 13:41 WIB

Jalan Dago Tempo Dulu, Belum Padat Tapi Rawan Kecelakaan

Koran Belanda mencatat Jalan Dago sebagai lokasi kecelakaan berulang sejak 1920 an di tengah pesona Bandung utara.
Orang Eropa berjalan di Jalan Dago tahun 1920-an. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 16 Jan 2026, 10:43 WIB

Tren 'Peutik Panen' Tani Kota Bandung Ti Buruan, dari Beton Jadi Cuan!

Buruan SAE terdengar seperti program serius pemerintah, tapi kalau kamu lihat langsung, suasananya malah kayak gabungan antara kebun, taman bermain, dan terapi stres alami.
Warga saat memeriksa tanaman hydroponik di Buruan Sae Kelurahan Cigondewah Kidul, Kota Bandung (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jan 2026, 09:58 WIB

Meong Congkok Ditemukan Warga Masuk ke Halaman Rumah

Warga setempat biasa menyebutnya Meong Congkok; dan ditemukan masuk halaman rumah.
Warga setempat biasa menyebutnya Meong Congkok; dan ditemukan masuk halaman rumah. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Jelajah 16 Jan 2026, 09:50 WIB

Sejarah UPI, Jejak Panjang Kampus Guru di Bandung

Sejarah UPI Bandung berawal dari PTPG 1954, tumbuh lewat IKIP, hingga menjadi universitas serba bisa berbasis pendidikan.
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 16 Jan 2026, 06:27 WIB

LBH Bandung Beberkan Kejanggalan Administrasi dan Pembuktian Kasus Sukahaji

Mengingat banyaknya kejanggalan administrasi yang ditemukan, LBH Bandung berpendapat bahwa kasus ini seharusnya diselesaikan di ranah agraria, bukan di pengadilan pidana.
Protes warga Sukahaji di atas lahan sengketa. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Jelajah 15 Jan 2026, 19:51 WIB

Bandit Laknat Padalarang Zaman Belanda, Kisah Berdarah di Kampung Terpencil

Dalam gelap Padalarang tahun 1935, sekelompok rampok memanfaatkan sunyi kampung terpencil, mengungkap sisi rapuh keamanan desa di balik tertib administrasi kolonial.
Ilustrasi perampokan di kampung zaman baheula.
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 19:41 WIB

Keadaan Lingkungan Bandung Utara dalam Toponimi

Inilah keadaan lingkungan Bandung Utara yang terekam dalam toponimi di kawasan itu.
Potongan peta topografi Lembar Tanjungsari. Cetak ulang dari peta topografi Belanda (1919), oleh Army Map Service (1943). (Sumber: Peta koleksi KITLV Heritage)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 18:21 WIB

Komunikasi Anti Macet 

Secara bertahap, gelar kota paling macet di Indonesia kini berpindah ke Bandung.
Ilustrasi kemacetan. (Sumber: Pexels | Foto: Stan)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 16:52 WIB

Menengok Lagi Tragedi Sumatra 2025, Memahami Penyebab dan Dampaknya

Tragedi banjir bandang Aceh, Sumut, Sumbar akhir 2025 akibat hujan ekstrem Siklon Senyar & kerusakan hutan parah.
Kondisi banjir di Kab Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (2/3). (Sumber: BPBD Kabupaten Dharmasraya)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 15:34 WIB

Bandung UTAMA, Antara Janji dan Realita

Hampir setahun kepemimpinan Muhammad Farhan menjadi awal penilaian warga Bandung.
Walikota dan Wakil Walikota Bandung, M. Farhan dan Erwin. (Sumber: Pemprov Jabar)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 15:11 WIB

Usaha Spa Bintang Lima hingga Kaki Lima, Pelayanan Kesehatan Tradisional Sumber Devisa dan Lapangan Kerja

Usaha spa kelas kaki lima tidak jarang kita jumpai di tempat umum.
Ilustrasi usaha spa. (Sumber: Pexels | Foto: Anete Lusina)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 13:30 WIB

Seberapa Besar Dampak Buruk Krisis Etika Bermedia untuk Perilaku Kekerasan?

Ledakan di Jakarta dan maraknya kekerasan remaja menunjukkan krisis etika bermedia.
Ilustrasi pelaku kekerasan. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 15 Jan 2026, 11:43 WIB

Jalan Soekarno-Hatta Bandung: Jalan Terpanjang Sepanjang Permasalahannya

Jalan Soekarno-Hatta membentang dari Bundaran Cibeureum hingga Bundaran Cibiru menjadikan jalan ini jalan terpanjang di Kota Bandung.
Lampu Merah Kiaracondong-Soekarno Hatta (Kircon) di Kota Bandung sudah lama ditetapkan sebagai stopan “Lampu Merah Terlama di Indonesia”. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Muslim Yanuar)
Beranda 15 Jan 2026, 11:38 WIB

Di Balik Skatebowl Taman Pandawa, Mimpi Atlet BMX Muda Tumbuh di Tengah Keterbatasan

Bagi Tama, skatebowl Taman Pandawa tetap menjadi titik awal perjalanannya. Di tengah segala keterbatasan, tempat ini masih memberinya ruang untuk berlatih dan bermimpi.
Tama dan ayahnya, Asep Sofyan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)